HEADER WEBSITE.png

Ketua dan Panitera PTA Palembang Laksanakan Pembinaan Percepatan Penyelesaian Perkara di Tiga Pengadilan Agama

Palembang | pta-palembang.go.id (16/10) — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan pembinaan kepada sejumlah satuan kerja di wilayah hukumnya dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian perkara, meningkatkan kualitas administrasi perkara, serta memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan. Kegiatan pembinaan berlangsung pada 13–16 Oktober 2026 di Pengadilan Agama Pangkalan Balai, Pengadilan Agama Sekayu, dan Pengadilan Agama Lubuk Linggau.

Pembinaan dilaksanakan oleh Ketua PTA Palembang bersama Panitera sebagai bentuk penguatan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pada satuan kerja, sekaligus memastikan penyelesaian perkara berjalan secara optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembinaan di Pengadilan Agama Pangkalan Balai

Rangkaian pembinaan diawali di Pengadilan Agama Pangkalan Balai pada 13 Oktober 2026. Dalam arahannya, Ketua PTA Palembang menegaskan pentingnya mengoptimalkan upaya percepatan penyelesaian perkara melalui pemantauan yang berkelanjutan, identifikasi potensi hambatan, serta tindak lanjut yang tepat terhadap setiap kendala yang dihadapi.

Seluruh aparatur diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan memastikan setiap tahapan penyelesaian perkara dilaksanakan secara efektif dan bertanggung jawab. Dengan demikian, berbagai hambatan dapat segera diatasi dan penyelesaian perkara dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pembinaan di Pengadilan Agama Pangkalan Balai Kegiatan Pembinaan di Pengadilan Agama Pangkalan Balai

Penguatan Administrasi Perkara di Pengadilan Agama Sekayu

Pembinaan dilanjutkan ke Pengadilan Agama Sekayu pada 14 Oktober 2026. Pada kesempatan tersebut, Ketua dan Panitera PTA Palembang memberikan penguatan terhadap optimalisasi pengelolaan administrasi perkara serta pentingnya memastikan seluruh proses penyelesaian perkara berjalan tepat waktu, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Melalui pembinaan ini, aparatur diharapkan semakin cermat dalam menjalankan tugas, meningkatkan koordinasi antarpelaksana, serta melakukan pemantauan terhadap proses penyelesaian perkara agar tidak terjadi keterlambatan yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Pembinaan di Pengadilan Agama Sekayu Kegiatan Pembinaan di Pengadilan Agama Sekayu

Pembinaan di Pengadilan Agama Lubuk Linggau

Pada 15 Oktober 2026, pembinaan dilaksanakan di Pengadilan Agama Lubuk Linggau dengan penekanan pada evaluasi tindak lanjut hasil pengawasan daerah, implementasi inovasi MOSAIC, serta pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).

Pembahasan DIM menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi satuan kerja, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang dapat dilaksanakan secara terukur. Sementara itu, evaluasi implementasi MOSAIC dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan penguatan inovasi di lingkungan peradilan agama.

Dalam pembinaan tersebut, seluruh aparatur Pengadilan Agama Lubuk Linggau juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian penting, termasuk melalui pemanfaatan peluang pengembangan karier, seperti seleksi calon hakim dan bimbingan teknis calon Panitera Pengganti.

Selain itu, penguatan komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi bagian penting dari pembinaan. Seluruh aparatur diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menerapkan nilai-nilai integritas dan budaya pelayanan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pembinaan di Pengadilan Agama Lubuk Linggau Kegiatan Pembinaan di Pengadilan Agama Lubuk Linggau

Mendorong Perbaikan dan Kinerja Berkelanjutan

Melalui rangkaian pembinaan di ketiga satuan kerja tersebut, PTA Palembang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap Pengadilan Agama di wilayah hukumnya. Percepatan penyelesaian perkara perlu didukung oleh administrasi yang tertib, pemantauan yang konsisten, peningkatan kompetensi aparatur, serta tindak lanjut atas setiap permasalahan yang ditemukan.

Diharapkan, pembinaan ini menjadi dorongan bagi seluruh satuan kerja untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan, sehingga terwujud penyelesaian perkara yang lebih efektif, pelayanan yang berkualitas, serta tata kelola peradilan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Pembinaan Mental PTA Palembang: Cara Allah Mengawasi Manusia

IMG_8235.JPG

 

Palembang – Dalam rangka memperkuat keimanan, meningkatkan integritas, serta membangun karakter aparatur peradilan yang berakhlak mulia, kegiatan Pembinaan Mental di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang mengangkat tema tentang Cara Allah Mengawasi Manusia.

Materi pembinaan ini menekankan bahwa Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Pengawasan Allah tidak terbatas oleh tempat, waktu, maupun keadaan. Setiap niat, ucapan, dan tindakan manusia berada dalam pengetahuan-Nya. Kesadaran tersebut diharapkan menjadi landasan bagi setiap aparatur untuk senantiasa menjaga perilaku dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Screenshot 2026-10-19 110237.png    IMG_8220.JPG

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa keyakinan terhadap sifat Allah Yang Maha Mengetahui atau Al-'Alim hendaknya mendorong setiap individu untuk senantiasa meluruskan niat dan menjunjung tinggi kejujuran, sekalipun tidak ada orang lain yang melihat. Nilai ini menjadi pengingat bahwa integritas sejati tidak hanya ditunjukkan ketika berada dalam pengawasan pimpinan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

Selain itu, materi pembinaan juga mengingatkan bahwa setiap ucapan dan perbuatan manusia dicatat oleh malaikat. Al-Qur'an dalam Surah Qaf ayat 17–18 menjelaskan bahwa setiap perkataan manusia berada dalam pengawasan dan pencatatan. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan mampu menjaga lisan, menghindari perkataan yang tidak bermanfaat, serta membangun komunikasi yang santun dan penuh tanggung jawab.

Pembinaan tersebut turut menyoroti pentingnya kesadaran hati nurani atau muraqabah, yaitu kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa mengetahui keadaan dan perbuatan manusia. Kesadaran ini hendaknya menjadi pengendali diri sebelum seseorang mengambil keputusan atau melakukan suatu tindakan. Dengan memeriksa niat dan mempertimbangkan dampak dari setiap perbuatan, seseorang diharapkan mampu memilih tindakan yang benar dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Dalam konteks pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang sangat penting. Setiap aparatur dituntut untuk menjaga amanah, tidak menyalahgunakan jabatan maupun waktu kerja, serta melaksanakan tanggung jawab secara jujur dan profesional. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga melalui perilaku yang mencerminkan integritas, kedisiplinan, dan komitmen terhadap pelayanan yang berkualitas.

Tidak hanya dalam lingkungan kerja, kesadaran akan pengawasan Allah juga perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan ruang digital. Setiap aparatur diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak menghina orang lain, serta tidak membuka aib sesama.

Materi pembinaan juga mengingatkan tentang pertanggungjawaban manusia pada hari akhir. Setiap kebaikan maupun keburukan, sekecil apa pun, akan diperhitungkan di hadapan Allah SWT. Keyakinan ini hendaknya menumbuhkan sikap adil, kehati-hatian, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah. Namun, kesadaran tersebut juga harus disertai harapan terhadap rahmat Allah SWT, sehingga setiap kesalahan menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri melalui penyesalan, permohonan ampun, dan perbuatan yang lebih baik.

Melalui kegiatan Pembinaan Mental ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang semakin memahami bahwa integritas tidak semata-mata dibangun melalui aturan dan pengawasan kedinasan, tetapi juga melalui kesadaran spiritual yang tumbuh dari dalam diri. Dengan demikian, nilai kejujuran, amanah, empati, dan tanggung jawab dapat diwujudkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Apel Pagi PTA Palembang, Wakil Ketua Ajak Aparatur Bekerja dengan Semangat dan Tanggung Jawab

Palembang | pta-palembang.go.id (19/10) — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan Apel Pagi pada Senin, 19 Oktober 2026, sebagai momentum untuk mengawali pekan dengan semangat baru dan kesiapan dalam menjalankan tugas kedinasan.

Bertindak selaku Pembina Apel, Wakil Ketua PTA Palembang, Drs. Nuheri, S.H., M.H., mengajak seluruh aparatur untuk kembali menjalankan aktivitas setelah akhir pekan dengan penuh semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Setiap aparatur diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing dengan sebaik-baiknya serta terus menjaga profesionalitas dalam mendukung kelancaran kinerja organisasi.

Pelaksanaan Apel Pagi PTA Palembang Aparatur PTA Palembang Mengikuti Apel Pagi
Aparatur PTA Palembang dalam Pelaksanaan Apel Pagi Wakil Ketua PTA Palembang Memimpin Apel Pagi

Dalam arahannya, Wakil Ketua juga mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Palembang. Kesehatan merupakan hal penting agar seluruh aparatur dapat menjalankan aktivitas kedinasan secara optimal tanpa mengabaikan kondisi diri masing-masing.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang dapat mengawali pekan dengan semangat, menjaga kesehatan dan kedisiplinan, serta melaksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab demi mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

 

PTA Palembang Tetapkan Pegawai Teladan, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Aparatur

IMG_8055.JPG

PALEMBANG – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan kegiatan pemilihan pegawai teladan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kinerja aparatur, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh YM Drs. H. Abdul Rahim, M.H. dengan membaca basmalah. Selanjutnya, disampaikan tutorial mengenai tata cara pemilihan pegawai teladan agar seluruh pegawai dapat mengikuti proses pemilihan dengan baik. Setelah itu, para pegawai dipersilakan memberikan suara melalui mekanisme voting.

WhatsApp Image 2026-10-13 at 9.22.58 AM.jpeg

Berdasarkan hasil pemilihan, terpilih pegawai teladan dari masing-masing bagian, yaitu Muhammad Yusron Hartoyo, A.Md.Kom dari Bagian Kepaniteraan, Annisa Dwita Aurum, S.T. dari Bagian Kesekretariatan, dan Rendi Ali Purnomo, S.T. dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemilihan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur PTA Palembang untuk terus meningkatkan kedisiplinan, kualitas kinerja, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

Melalui pemilihan pegawai teladan ini, PTA Palembang terus berupaya menumbuhkan semangat kerja positif dan memperkuat budaya apresiasi terhadap aparatur yang berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang prima.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

PTA Palembang Kembali Laksanakan Apel Pagi, Sekretaris Ingatkan Pentingnya Menjaga Komitmen dan Kebersamaan

Palembang | pta-palembang.go.id (12/10) — Pengadilan Tinggi Agama Palembang melaksanakan Apel Pagi pada Senin, 12 Oktober 2026, yang diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta semangat kerja dalam mengawali pekan.

Pelaksanaan Apel Pagi PTA Palembang Aparatur PTA Palembang Mengikuti Apel Pagi

Bertindak sebagai Pembina Apel, Sekretaris PTA Palembang, Yohan Fauzi Yulises, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang cukup cerah memungkinkan pelaksanaan apel pagi kembali dilaksanakan setelah sebelumnya terkendala kondisi kabut asap yang melanda Kota Palembang.

Dalam arahannya, Sekretaris PTA Palembang mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat kerja sama, dan mempertahankan komitmen dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Sinergi dan kebersamaan seluruh aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris PTA Palembang Memberikan Arahan Apel Pagi

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Meskipun berbagai tahapan evaluasi telah dilalui, PTA Palembang masih berada dalam proses pemantauan sehingga seluruh aparatur diharapkan tetap konsisten menjaga kedisiplinan, integritas, dan kualitas pelayanan yang telah dibangun. Komitmen pembangunan Zona Integritas harus terus dipertahankan dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya ketika menghadapi penilaian, tetapi sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.

Menutup arahannya, Sekretaris PTA Palembang turut menyampaikan harapan agar kondisi kabut asap di Kota Palembang segera membaik, sehingga seluruh aparatur dapat menjalankan aktivitas dan memberikan pelayanan dalam kondisi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Melalui pelaksanaan apel pagi ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang terus menjaga semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan komitmen dalam mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas