HEADER WEBSITE.png

PTA Palembang Ikuti Seminar Nasional Peringatan HUT IKAHI ke-73 Secara Daring

21April2026 cover.jpeg

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id

Selasa, 21 April 2026 — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Drs. Abdullah, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua dan seluruh Hakim Tinggi PTA Palembang mengikuti kegiatan Seminar Nasional dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-73 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti dari Pengadilan Tinggi Palembang.

21April2026 3.jpeg

Seminar Nasional ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT IKAHI ke-73 yang bertujuan untuk memberikan wawasan serta penguatan pengetahuan bagi para aparatur peradilan. Materi yang disampaikan dalam seminar tersebut relevan dengan perkembangan dan tantangan di bidang peradilan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para hakim.

21April2026 4.jpeg

Keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen PTA Palembang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas antar sesama insan peradilan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para aparatur peradilan semakin mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.

Pembinaan Mental

IMG_8213.JPG

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Palembang 20 April 2026 - Hakim Tinggi Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Dr. Dra. Hj. Isti’anah, M.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pembinaan mental yang diselenggarakan di Aula PTA Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai spiritual dan etika kerja dalam lingkungan peradilan.

Pembinaan mental tersebut mengangkat tema “Bekerja dengan Ikhlas, Kunci Ketenangan dan Keberkahan.” Tema ini dipilih sebagai pengingat pentingnya membangun kesadaran batin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara, khususnya di lingkungan lembaga peradilan yang dituntut untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

IMG_8219.JPG

Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama dalam bekerja. Bekerja dengan ikhlas berarti melaksanakan setiap tugas dengan niat semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk mengejar pujian, pengakuan, ataupun imbalan duniawi semata. Dengan niat yang lurus, setiap pekerjaan akan menjadi lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keikhlasan memiliki dampak yang sangat besar terhadap kondisi batin seseorang. Aparatur yang bekerja dengan penuh keikhlasan akan merasakan ketenangan hati, tidak mudah mengeluh, serta mampu menghadapi berbagai tantangan pekerjaan dengan sikap yang lebih sabar dan lapang. Keikhlasan juga menjadikan pekerjaan terasa lebih ringan, karena tidak dibebani oleh kepentingan pribadi maupun tekanan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.

IMG_8210.JPG

Selain itu, keikhlasan juga akan melahirkan sikap-sikap positif dalam bekerja, seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan kesungguhan. Aparatur yang ikhlas akan bekerja secara maksimal tanpa harus diawasi secara ketat, karena memiliki kesadaran bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, hasil kerja yang dicapai tidak hanya memberikan manfaat secara administratif dan institusional, tetapi juga bernilai sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.

Beliau juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas sehari-hari, aparatur sering dihadapkan pada berbagai dinamika dan tekanan pekerjaan. Oleh karena itu, keikhlasan menjadi kunci penting untuk menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan ketenangan batin. Dengan keikhlasan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih bijaksana, serta tidak mudah menimbulkan stres atau kelelahan secara mental.

IMG_8209.JPG

Di akhir penyampaiannya, beliau mengajak seluruh aparatur PTA Palembang untuk senantiasa menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap aspek pekerjaan. Keikhlasan diharapkan tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjalankan tugas administratif.

Melalui pembinaan mental ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang dapat semakin meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun profesional. Dengan bekerja secara ikhlas, setiap tugas yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, membawa keberkahan, serta menjadi jalan dalam meraih ridha Allah SWT, sekaligus mendukung terwujudnya lembaga peradilan yang berintegritas, humanis, dan terpercaya.

 

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas
 

Agenda Rutin, Apel Pagi Pengadilan Tinggi Agama Palembang

IMG_8178.JPG

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Palembang 20 April 2026 - Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Drs. Nasrul, M.A., bertindak sebagai pembina dalam pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh aparatur di lingkungan PTA Palembang. Kegiatan apel ini menjadi momentum penting untuk memberikan arahan sekaligus penguatan nilai-nilai dasar dalam pelaksanaan tugas aparatur peradilan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema “Kualitas Pelayanan Publik: Inovatif dalam Melayani, Konsisten Menjaga Integritas.” Beliau menekankan bahwa pelayanan publik yang berkualitas merupakan cerminan dari kinerja aparatur yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang baik tidak hanya sekadar memenuhi standar administratif, tetapi juga harus mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian kepada masyarakat pencari keadilan.

IMG_8181.JPG

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelayanan yang efektif harus mengedepankan prinsip sederhana, cepat, tepat, dan tidak berbelit-belit. Aparatur dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan solusi yang tepat dalam setiap proses pelayanan. Dalam hal ini, inovasi menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Inovasi tidak selalu harus berbentuk sistem yang kompleks atau membutuhkan biaya besar, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti sikap ramah, komunikasi yang baik, respons yang cepat, serta penerapan cara kerja yang lebih efektif dan efisien.

Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa inovasi harus selalu berjalan beriringan dengan integritas. Integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas aparatur negara. Nilai-nilai kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme harus senantiasa dijunjung tinggi dalam setiap aspek pelayanan. Tanpa integritas, inovasi berpotensi menimbulkan penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan publik. Sebaliknya, integritas tanpa inovasi dapat menyebabkan pelayanan menjadi stagnan dan kurang adaptif terhadap perkembangan zaman.

IMG_8200.JPG

Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh aparatur PTA Palembang untuk mampu mengintegrasikan kedua aspek tersebut secara seimbang. Dengan menggabungkan inovasi dan integritas, diharapkan dapat tercipta pelayanan publik yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Di akhir amanatnya, beliau menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hal ini bukan hanya menjadi target institusional, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral setiap aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui semangat kebersamaan, disiplin, dan dedikasi tinggi, diharapkan PTA Palembang dapat terus meningkatkan kualitas kinerjanya serta menjadi contoh lembaga peradilan yang profesional, modern, dan terpercaya.

 

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Rapat Koordinasi Dirangkai dengan Halal Bihalal PTA Palembang dan PA Sewilayah PTA Palembang Tahun 2026

IMG_7861.JPG

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Palembang 17 April 2026 - Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal bersama Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Palembang Tahun 2026 diselenggarakan sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, namun tetap sarat dengan nilai-nilai profesionalisme dan komitmen terhadap peningkatan kinerja peradilan.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PTA Palembang yang menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran Pengadilan Agama sewilayah. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan. Integritas, menurut beliau, merupakan fondasi utama dalam mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan dipercaya oleh masyarakat.

IMG_7811.JPG

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Pengadilan Agama sewilayah PTA Palembang yang mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Disampaikan bahwa forum seperti ini sangat penting sebagai sarana koordinasi, evaluasi, sekaligus memperkuat kebersamaan antar satuan kerja dalam lingkungan peradilan agama.

Sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi aparatur, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan berbagai penghargaan. Di antaranya adalah sertifikat kinerja bagi satuan kerja berprestasi, penghargaan Pegawai Teladan, serta penghargaan bagi Petugas Pemberi Layanan Terbaik Triwulan I Tahun 2026. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja.

IMG_7896.JPG

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang mengangkat tema tentang Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Ceramah ini memberikan penguatan spiritual kepada seluruh peserta, mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kasih sayang, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi kepemimpinan (leadership) yang disampaikan oleh Carly Tambunan. Dalam pemaparannya, disampaikan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, visioner, serta mampu membangun kolaborasi yang efektif dalam menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks.

IMG_7972.JPG

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen ini dimanfaatkan oleh seluruh peserta untuk saling bermaafan, mempererat hubungan personal maupun profesional, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan agama yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar satuan kerja, serta meningkatnya semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

 #ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas
 

Kegiatan Apel Pagi pada Pengadilan Tinggi Agama Palembang

IMG_7306.JPG

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Palembang 13 April 2026 - Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Drs. Nandang Nurdin, M.H., bertindak sebagai pembina dalam pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat sebagai bagian dari upaya pembinaan rutin guna memperkuat disiplin dan profesionalisme aparatur peradilan.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya Penataan Tata Laksana dengan mengusung prinsip “Satu Data, Satu Layanan, dan Satu Integritas”. Konsep ini menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang efektif, efisien, serta terintegrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama bagi setiap individu profesional, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Nilai integritas harus tercermin dalam sikap jujur, disiplin, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan integritas yang kuat, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan akan semakin meningkat.

IMG_7310.JPG

Selain itu, peningkatan kompetensi juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Aparatur didorong untuk terus mengembangkan diri melalui kebiasaan membaca literatur, mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.

Menutup amanatnya, beliau berharap agar seluruh aparatur PTA Palembang senantiasa menjaga dan meningkatkan integritas serta kompetensi diri, sehingga mampu bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dengan demikian, tujuan mewujudkan peradilan yang agung dan berkeadilan dapat tercapai secara optimal.

 

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas