HEADER WEBSITE.png

Pembinaan Mental PTA Palembang: Cara Allah Mengawasi Manusia

IMG_8235.JPG

 

Palembang – Dalam rangka memperkuat keimanan, meningkatkan integritas, serta membangun karakter aparatur peradilan yang berakhlak mulia, kegiatan Pembinaan Mental di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang mengangkat tema tentang Cara Allah Mengawasi Manusia.

Materi pembinaan ini menekankan bahwa Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Pengawasan Allah tidak terbatas oleh tempat, waktu, maupun keadaan. Setiap niat, ucapan, dan tindakan manusia berada dalam pengetahuan-Nya. Kesadaran tersebut diharapkan menjadi landasan bagi setiap aparatur untuk senantiasa menjaga perilaku dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Screenshot 2026-10-19 110237.png    IMG_8220.JPG

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa keyakinan terhadap sifat Allah Yang Maha Mengetahui atau Al-'Alim hendaknya mendorong setiap individu untuk senantiasa meluruskan niat dan menjunjung tinggi kejujuran, sekalipun tidak ada orang lain yang melihat. Nilai ini menjadi pengingat bahwa integritas sejati tidak hanya ditunjukkan ketika berada dalam pengawasan pimpinan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

Selain itu, materi pembinaan juga mengingatkan bahwa setiap ucapan dan perbuatan manusia dicatat oleh malaikat. Al-Qur'an dalam Surah Qaf ayat 17–18 menjelaskan bahwa setiap perkataan manusia berada dalam pengawasan dan pencatatan. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan mampu menjaga lisan, menghindari perkataan yang tidak bermanfaat, serta membangun komunikasi yang santun dan penuh tanggung jawab.

Pembinaan tersebut turut menyoroti pentingnya kesadaran hati nurani atau muraqabah, yaitu kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa mengetahui keadaan dan perbuatan manusia. Kesadaran ini hendaknya menjadi pengendali diri sebelum seseorang mengambil keputusan atau melakukan suatu tindakan. Dengan memeriksa niat dan mempertimbangkan dampak dari setiap perbuatan, seseorang diharapkan mampu memilih tindakan yang benar dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Dalam konteks pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang sangat penting. Setiap aparatur dituntut untuk menjaga amanah, tidak menyalahgunakan jabatan maupun waktu kerja, serta melaksanakan tanggung jawab secara jujur dan profesional. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga melalui perilaku yang mencerminkan integritas, kedisiplinan, dan komitmen terhadap pelayanan yang berkualitas.

Tidak hanya dalam lingkungan kerja, kesadaran akan pengawasan Allah juga perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan ruang digital. Setiap aparatur diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak menghina orang lain, serta tidak membuka aib sesama.

Materi pembinaan juga mengingatkan tentang pertanggungjawaban manusia pada hari akhir. Setiap kebaikan maupun keburukan, sekecil apa pun, akan diperhitungkan di hadapan Allah SWT. Keyakinan ini hendaknya menumbuhkan sikap adil, kehati-hatian, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah. Namun, kesadaran tersebut juga harus disertai harapan terhadap rahmat Allah SWT, sehingga setiap kesalahan menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri melalui penyesalan, permohonan ampun, dan perbuatan yang lebih baik.

Melalui kegiatan Pembinaan Mental ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang semakin memahami bahwa integritas tidak semata-mata dibangun melalui aturan dan pengawasan kedinasan, tetapi juga melalui kesadaran spiritual yang tumbuh dari dalam diri. Dengan demikian, nilai kejujuran, amanah, empati, dan tanggung jawab dapat diwujudkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

PTA Palembang Tetapkan Pegawai Teladan, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Aparatur

IMG_8055.JPG

PALEMBANG – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan kegiatan pemilihan pegawai teladan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kinerja aparatur, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh YM Drs. H. Abdul Rahim, M.H. dengan membaca basmalah. Selanjutnya, disampaikan tutorial mengenai tata cara pemilihan pegawai teladan agar seluruh pegawai dapat mengikuti proses pemilihan dengan baik. Setelah itu, para pegawai dipersilakan memberikan suara melalui mekanisme voting.

WhatsApp Image 2026-10-13 at 9.22.58 AM.jpeg

Berdasarkan hasil pemilihan, terpilih pegawai teladan dari masing-masing bagian, yaitu Muhammad Yusron Hartoyo, A.Md.Kom dari Bagian Kepaniteraan, Annisa Dwita Aurum, S.T. dari Bagian Kesekretariatan, dan Rendi Ali Purnomo, S.T. dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemilihan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur PTA Palembang untuk terus meningkatkan kedisiplinan, kualitas kinerja, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

Melalui pemilihan pegawai teladan ini, PTA Palembang terus berupaya menumbuhkan semangat kerja positif dan memperkuat budaya apresiasi terhadap aparatur yang berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang prima.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

PTA Palembang Kembali Laksanakan Apel Pagi, Sekretaris Ingatkan Pentingnya Menjaga Komitmen dan Kebersamaan

Palembang | pta-palembang.go.id (12/10) — Pengadilan Tinggi Agama Palembang melaksanakan Apel Pagi pada Senin, 12 Oktober 2026, yang diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta semangat kerja dalam mengawali pekan.

Pelaksanaan Apel Pagi PTA Palembang Aparatur PTA Palembang Mengikuti Apel Pagi

Bertindak sebagai Pembina Apel, Sekretaris PTA Palembang, Yohan Fauzi Yulises, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang cukup cerah memungkinkan pelaksanaan apel pagi kembali dilaksanakan setelah sebelumnya terkendala kondisi kabut asap yang melanda Kota Palembang.

Dalam arahannya, Sekretaris PTA Palembang mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat kerja sama, dan mempertahankan komitmen dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Sinergi dan kebersamaan seluruh aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris PTA Palembang Memberikan Arahan Apel Pagi

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Meskipun berbagai tahapan evaluasi telah dilalui, PTA Palembang masih berada dalam proses pemantauan sehingga seluruh aparatur diharapkan tetap konsisten menjaga kedisiplinan, integritas, dan kualitas pelayanan yang telah dibangun. Komitmen pembangunan Zona Integritas harus terus dipertahankan dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya ketika menghadapi penilaian, tetapi sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.

Menutup arahannya, Sekretaris PTA Palembang turut menyampaikan harapan agar kondisi kabut asap di Kota Palembang segera membaik, sehingga seluruh aparatur dapat menjalankan aktivitas dan memberikan pelayanan dalam kondisi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Melalui pelaksanaan apel pagi ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang terus menjaga semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan komitmen dalam mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Pembinaan Mental : Membangun Integritas dan Akuntabilitas sebagai Wujud Amanah kepada Allah SWT

Palembang, 05 Oktober 2026 | pta-palembang.go.id — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang menyampaikan materi pembinaan mental kepada seluruh aparatu dengan tema “Membangun Integritas dan Akuntabilitas sebagai Wujud Amanah kepada Allah SWT.”

Materi pembinaan mental disampaikan oleh Ketua PTA Palembang, Drs. Nur Khazim, M.H., dan diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang. Dalam pembinaannya, Ketua menekankan bahwa integritas dan akuntabilitas tidak hanya berkaitan dengan aturan organisasi dan pemenuhan administrasi, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap jabatan, tugas, kewenangan, serta kepercayaan yang diberikan kepada aparatur merupakan amanah yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Integritas dimulai dari kejujuran dalam hal-hal sederhana, seperti kedisiplinan, penggunaan waktu kerja, pelaksanaan tugas, penyampaian laporan dan informasi, penggunaan anggaran, hingga keberanian mengakui kekurangan dan segera melakukan perbaikan.

“Kalau benar, katakan benar. Kalau salah, akui salah. Kalau belum selesai, katakan belum selesai. Kemudian segera perbaiki.”

Ketua PTA Palembang Menyampaikan Pembinaan Mental
Pelaksanaan Pembinaan Mental PTA Palembang Aparatur PTA Palembang Mengikuti Pembinaan Mental

Sementara itu, akuntabilitas diwujudkan dengan memastikan bahwa setiap tugas memiliki penanggung jawab, setiap kegiatan memiliki proses yang jelas, setiap keputusan memiliki dasar, serta setiap hasil pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan. Kesadaran tersebut diharapkan menumbuhkan budaya bekerja dengan baik bukan semata-mata karena pengawasan pimpinan, penilaian kinerja, maupun pemeriksaan, tetapi karena pekerjaan merupakan bagian dari amanah dan ibadah kepada Allah SWT.

Nilai tersebut juga menjadi landasan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Seluruh aparatur diingatkan bahwa Zona Integritas bukan sekadar kelengkapan dokumen dan WBBM bukan sekadar predikat. Hal yang paling utama adalah perubahan nyata dalam pola pikir, budaya kerja, perilaku, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan hanya bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi bekerjalah untuk menjaga kepercayaan. Integritas adalah kehormatan pribadi, akuntabilitas adalah pertanggungjawaban, dan menjalankan amanah merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT.”

Pelaksanaan Apel Pagi pada kesempatan tersebut ditiadakan dengan mempertimbangkan kondisi asap di Kota Palembang yang semakin pekat dan berdampak terhadap kualitas udara. Seluruh aparatur diimbau untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, serta menggunakan perlindungan yang memadai saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Melalui pembinaan mental ini, seluruh aparatur PTA Palembang diharapkan terus menanamkan nilai jujur, amanah, disiplin, profesional, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas dan berintegritas.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

IMG_7775.JPG


Palembang, 1 Oktober 2026
— Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan, mulai dari pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

IMG_7767.JPG   IMG_7787.JPG

IMG_7756.JPG   IMG_7768.JPG

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk kembali mengingat bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa yang harus senantiasa dijaga serta diamalkan. Nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan penting bagi aparatur peradilan dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi keluarga besar PTA Palembang, peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, integritas, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, seluruh aparatur PTA Palembang diharapkan semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas